My Short Holiday 2010

Di penghujung tahun 2010, saya menyempatkan diri mengunjungi orang tua di Surabaya, dan menemani mereka pulang kampung ke Bali. 8 – 9 jam saya menyetir menempuh perjalanan Surabaya – Denpasar sejauh 416 km

Salah satu yang membuat saya senang bekerja di kantor saya (sudah hampir 5 tahun) adalah libur dan cutinya. setahun karyawan memiliki cuti 15 hari dan total libur yang diberikan perusahaan adalah sebanyak 5 hari, belum lagi di beberapa kesempatan kami dipulangkan lebih awal.

Liburan dimulai 23 Desember, dimana Suami saya masih masuk kerja.. maka saya menghabiskan waktu dengan menikmati layanan spa di Rumah Ayu Lavadia. – tempat perawatan khusus wanita di daerah cinere. sudah 2x saya mengunjungi Rumah Ayu Lavadia. Layanan yang tersedia mulai dari cuci, potong blow, creambath, hair spa, massage, lulur, facial, mani – pedi, totok wajah, dll – pokoknya layanan khusus wanita, dengan harga yang cukup terjangkau. Dengan 100 ribu saya menikmati massage aromaterapy, reflexy dan hair spa. Ditambah lagi diberikan voucher untuk kunjungan berikutnya, yaitu Reflexy. Perawatan 3,5 jam tersebut memulai liburan saya. NB: Berikut Lokasi Rumah Ayu Lavadia : Jl. Anggrek No 26 – Cinere

Tanggal 24 dan 25 : Saya menghabiskan waktu dengan bersantai bersama suami tercinta, tujuan favorit kami adalah Cinere Mall, dikarenakan lokasi yang dekat dengan tempat tinggal kami.

Tanggal 26 Desember – Siang, kami berangkat ke Bandara Soekarno Hatta, walaupun penerbangan pk 17.00, saya memilih untuk berangkat jauh lebih awal.. mengingat kondisi lalu lintas di Jakarta sulit di tebak, apalagi waktu itu turun hujan lumayan lebat. Setibanya di Bandara – terminal 2, ternyata masih pk 14. Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk menunggu dan menghabiskan waktu di The Coffee Bean, lumayan diskon 50% dengan minimal pembelanjaan Rp 200.000. Cukuplah 2 makhluk rakus seperti kami..

Note : Bagi Anda yang akan berpergian dengan Pesawat, lebih baik berangkat jauh sebelum jam keberangkatan, dikarenakan situasi jalan raya di Jakarta, TIDAK bisa di tebak. Lebih baik sedikit menunggu disana dari pada Anda tergesa-gesa, gelisah, bahkan tertinggal pesawat.

Perjalanan Jakarta – Surabaya ditempuh dalam waktu 1 jam dan 15 menit.  Setibanya di Surabaya, orang tua telah menjemput di Bandara, kebetulan rumah mereka hanya berjarak tidak lebih dari 15 menit perjalanan menggunakan mobil. (sekitar 10 menit lah).

Keesokan paginya 27 Desember , kami bangun pk 1.15, lalu menyiapkan kopi, makan nasi goreng seadaanya untuk mengganjal perut, mandi dan berangkatlah kami pk 2 menuju kampung halaman tercinta – BALI. Saya, papa dan mama, kami ber tiga menggunakan mobil Panther tahun 2003, yang sudah beberapa kali kami gunakan untuk pulang kampung, dulu malah Jakarta – Denpasar pp.

Note : Untuk perjalanan Luar kota terutama dengan jarak jauh, bisa lihat Tips https://aboutpatsky.wordpress.com/2011/02/02/tips-persiapan-pulang-kampung-dengan-mobil/

Dari Surabaya menuju Bali (Denpasar) :

Pergilah menuju Bunderan Waru, lalu masuk ke Tol arah Malang (Hati – hati,jangan sampai Anda salah ambil jurusan, sebab papan petunjuk disana seringkali remang / kurang jelas). Perjalanan di dalam Tol Waru – Porong cukup lancar, lalu kita keluar di Porong, Nah perhatikan waktu Anda melintasi area Porong ini, kalau masih pagi / subuh jalanan lancar..tapi kalau sudah siang.. bisa satu jam atau lebih dihabiskan untuk melintasi daerah ini.

Kemudian di bunderan ambil arah Pasuruan Jangan arah Malang.

Porong – Bangil – Pasuruan – Probolinggo .. di Probolinggo ini jalanan cukup padat, banyak truk dengan kecepatan 40km/jam atau kurang, cuma 1 lajur, seringkali ber marka lurus. Harap bersabar.. sebab kalau siang banyak polisi juga disini.. hehehe.. jangan sampai uang anda melayang sia – sia. Surabaya – Probolinggo : kurang lebih 100 km, ditempuh dalam waktu 2 jam bisa lebih kalau siang hari.

Probolinggo  – Kraksaan -Paiton – Besuki – Situbondo (kurang lebih 200 km).. setelah keluar Probolinggo, arus kendaraan mulai berkurang, apalagi di pagi hari (subuh) jalan2 tampak lengang, tapi tetap waspada.. perhatikan lubang, atau orang naik becak / berjalan kaki. Di daerah Paiton juga harus waspada, jalan menanjak dan bertikungan tajam, beberapa tahun yang lalu terjadi kecelakaan yang menghanguskan bis pariwisata yang berisi rombongan anak sekolah. Selepas Paiton Anda akan menemui SPBU di kiri Jalan, SPBU Utama Raya – Banyu glugur, fasilitas : parkir luas (gratis parkir), puluhan toilet bersih, ada juga toilet VIP, ada semacam kafetaria buat minum kopi, dan juga minimarket dengan harga yang ok, juga aman.  Di SPBU ini juga ada Villa yang disewakan.. harga ok.

Situbondo – Asambagus – Taman Nasional Baluran – Ketapang: Begitu memasuki Taman Nasional Baluran atau yang sering disebut alas jati, Anda akan melihat pagar pembatas yang rusak, bila Anda melihat ebelah bawah (jalan lama) terdapat juga beton pembatas yang hancur. Sering kali terjadi kecelakaan disana, maka berhati – hatilah. Jaga keceatan kendaraan Anda, meskipun jalan sepi dan Anda sanggup memacu kendaraan Anda. Jikalelah, atau ngantuk beristirahatlah. Tidak ada salahnya sembari mengobrol santai untuk mencegah kantuk dan bosan. Di Taman Nasional Baluran sepanjang 30 km, Anda pun harus extra hati – hati , jalan naik – turundan banyak tikungan, dan beberapa kali pasti Anda akan menemui truk mogok. Keluar dari Taman Nasional baluran, Anda tinggal meneruskan perjalanan sekitar setengah jam untuk tiba di Pelabuhan Ketapang.

Pelabuhan Ketapang – Pelabuhan Gilimanuk : Untuk pergi ke Bali, Anda harus menyebrangi Selat Bali, Biaya untuk Mobil adalah Rp 114.000 (isi satu atau 7 orang sama aja tarif nya).  Bila musim liburan panjang, Anda harus sabar – sabar mengantri. bisa berjam – jam. Waktu tempuh normal + waktu tunggu adalah satu jam. Nah saat memasuki Ferry, jangan lupa matikan lampu mobil Anda, biar petugasnya ga silau. Petugas didalam Ferry sangat pandai mengatur parkirnya, cukup dengarkan aba2 mereka, kiri, kanan, maju, mundur atau tahan. seolah2 tutup mata juga kita bisa parkir. Jangan lupa ntar kasih uang parkir biar mereka happy.. hehehe cukup 2000 aja 🙂 – 5000 kalau Anda murah hati. Selama di dalam Ferry, disarankan untuk keluar dari mobil, matikan mesin mobil Anda, kunci dengan baik, pastikan Anda memasang Hand Brake. tidak ada salahnya memasang ganjal tambahan di ban mobil anda.

Gilimanuk – Denpasar (126 km) : siapkan STNK, SIM dan KTP.  serta uang Rp 1000 untuk retribusi daerah. Perjalanan 126 km, bisa di tempuh 2,5 – 3 jam perjalanan, dikarenakan kondisi jalan yang bertikungan tajam, naik dan turun, hanya satu lajur serta banyak truk – truk berkecepatan rendah. Sabar dan hati2 ya.. Ingat sebentar lagi liburan menunggu.

Tengah hari kami telah tiba di Bali, kali ini kami langsung mampir ke rumah salah seorang saudara di daerah Kediri – Tabanan. Sore harinya kami melanjutkan perjalanan ke Denpasar.

Sayang sekali liburan singkat kali ini hampir tidak bisa kemana – mana, karena hujan terus menerus selama hampir 2 hari. Akhirnya hanya sempat berjalan – jalan ke Sanur, ke Erlangga & Khrisna (pusat oleh). Serta belajar membuat kue kering bersama kakak sepupu.

Note : Pesanlah hotel jauh -jauh hari, menjelang akhir tahun hotel – hotel di Bali penuh. Siap2 juga kecewa karena curah hujan cukup banyak pada bulan Desember.

30 Desember : pk 04.00 Kami ber 3 kembali ke Surabaya, setelah menyetir 416 km, akhirnya kami tiba di Surabaya pada pukul 12.30. perjalanan ramai – lancar. Setiba di Surabaya, saya sempat membeli rujak Cingur makanan Favorit.. Sore harinya diantar orang tua ke Bandara Juanda, untuk penerbangan ke Jakarta menemui suami tercinta..

– Silahkan Sharing / Komentar jika Anda mempunyai pengalaman Serupa-

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: